oleh

Tak Bisa Demo di Depan Balaikota, Abu Janda Ngedumel Sendiri

Kabartoday, Jakarta – Barisan sakit hati yang dipimpin Abu Janda mewakili 243 orang korban banjir Jakarta digiring menjauh dari depan Balaikota, Selasa (14/1/2020) siang. Pasalnya, kedatangan Abu Janda yang diiringi segelintir pengikutnya akan orasi dan menuntut Anies Baswedan mundur dari jabatan Gubernur DKI Jakarta karena dinilai telah lalai mengantisipasi banjir.

Meski sebelumnya sempat terjadi bentrokan kecil dengan adanya lempar-lemparan botol miuman ke arah mobil komando Abu Janda yang datang untuk memprotes dan menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mundur, langsung dihadang oleh para tokoh muda betawi. Spontan Abu Janda Cs pergi menjauh dari balai kota menuju patung kuda persis di depan gedung Indosat.

Melalui video yang dibuat Abu Janda berdurasi 0:55 detk ini dan viral di sosial media, ia mengatakan kecewa, karena aksinya dihadang-hadang oleh pendukung Anies, bahkan Permadi Arya (Abu Janda) juga menyebut balaikota dikelilingi preman.

BACA JUGA:  Diduga Terkait Pemilu 2019, Kader PKS Ditusuk Hingga Meregang Nyawa

Video Abu Janda

Antisipasi penjagaan-penjagaan aparat kepolisian dengan kendaraan taktis, mampu mengatasi keadaan sehingga tidak menimbulkan kericuhan yang lebih lanjut.

Sebelumnya, ratusan massa dari lintas ormas dan perkumpulan orang-orang Betawi juga menyuarakan dukungannya terhadap kebijakan-kebijakan Anies Baswedan di depan Balai Kota Jakarta.

“Kami orang betawi mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, karena pak Anies telah dizalimi soal terkait banjir yang melanda ibukota saat tahun baru 2020 kemaren. “Ucap lantang tokoh muda Betawi diatas mobil komando.

BACA JUGA:  Inisiatif Kodim 0505/JT Bantu Korban Kebakaran Warga Rawamangun

Berbagai spanduk dibentangkan menyatakan dukungan terhadap Anies. Diantaranya ada yang bertuliskan, ‘Anda tidak suka dengan Anies Baswedan pindah ke provinsi lain’. ‘Coba ganggu Anis akan berhadapan dengan kami’.

Video Orasi Tokoh Muda Betawi

Sementara wakil ketua BAMUS DKI, Eki Pitung mengambil sikap tegas bahwa bencana banjir telah dijadikan komoditas oleh oknum yang selama ini bekerja mendegradasi DKI untuk kepentingan politik.

BACA JUGA:  Polres Jakbar Musnahkan Barang Bukti 138 Kg Sabu dan 10.382 Butir Ekstasi

“Jangan buat kegaduhan, seolah olah Anis menjadi musuh bersama, dan apa yang dilakukan Anis salah, coba tengok ketika banjir itu datang, Anies turun langsung dan menyisir semua titik-titik wilayah DKI terdampak banjir, jangan memutarbalikan fakta, dan selalu salahkan Anies, ini sudah tidak sehat. “Ucap Eki saat ditemui di depan Balaikota.

Eki beranggapan ada upaya sistematis untuk memakzulkan Anies. “Dalam program Anies, kita tidak melihat ada kejanggalan sedikitpun. kita suport programnya, jangan membuat tuduhan yang tidak berdasar apalagi ada upaya untuk pemakzulan. “Tegas Eki.[]Op

Komentar