oleh

Tak Kantongi Ijin Resmi, Polisi Grebek Gelanggang Permainan di Batam, Ini Komentar Rudi Sah Indra

Kabartoday, Batam | Penggerebekan disalah satu lokasi permainan mesin ketangkasan yang berada dipemukiman warga pekan lalu oleh pihak kepolisian dipelabuhan Gorong-Gorong Kel. Tanjung Pinggir, Sekupang-Batam bukti nyata lemahnya pengawasan pemerintah daerah terkait izin yang diterbitkannya melalui Dinas Penanaman Modal – Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam tentang izin Gelanggang Permainan (Gelper).

BACA JUGA:  Zentrum KTV & Lounce Gandeng Gaspol Indonesia Launching I Like Dangdut

Menurut salahsatu anggota lembaga Independent Police Watch, Rudi Sah Indra, kebijakan mulia terkait perizinan gelper dengan tujuan menunjang Kota Batam sebagai Kota Pariwisata sangat rentan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga tujuan awal bisa saja berubah menjadi momok yang sangat mengerikan dan berisiko dapat merusak moral masyarakat.

“Pemerintah daerah seharusnya lebih jeli dan mengkaji ulang segala aspek yang akan bermunculan ditengah-tengah masyarakat mengingat jenis mesin yang digunakan dalam permainan tersebut sangat signifikan disalahgunakan menjadi jenis permainan judi,” paparnya.

BACA JUGA:  SMA Negeri Randudongkal Lakukan Pungli Jadi Sorotan Publik

Lebih lanjut dirinya sangat mengapresiasi gebrakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam beberapa bulan lalu melalui pemberitaan media lokal dan nasional yang menyatakan ingin menutup aktivitas Gelanggang permainan (Gelper) se-Kota Batam, “Kita Apresiasi dan masih menunggu kabar gembiranya, karena dikota-kota lain tidak seperti kota Batam yang memberikan izin dan ruang kebebasan untuk membuka usaha tersebut,” pungkasnya.[]End

Komentar