oleh

Tak Pulang Seminggu, Jenazah Nelayan Ditemukan di Perairan Pelawangan Muncar

Kabartoday, BANYUWANGI – Nelayan asal Desa Patoman Timur, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, akhirnya ditemukan. Namun saat diketahui keberadaannya, kondisi Junaidi (57) sudah tak bernyawa.

Jenazah Junaidi, nelayan yang hilang saat dievakuasi tim SAR gabungan

 

 

Saat itu, korban ditemukan oleh nelayan lain di sekitar Perairan Pelawangan Muncar. Kasat Polairud Polres Banyuwangi AKP Subandi menjelaskan, pada pukul 22.00 WIB, (7/7/19), jenazah korban berhasil dievakuasi oleh SAR gabungan yang juga melibatkan personilnya.

BACA JUGA:  Webinar RMI Maluku : New Normal, Masyarakat Harus Disiplin Protokol Kesehatan

“Jasad korban sudah kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” lontar AKP Subandi, Senin (8/7/19) pagi.

 

Sebelumnya, naas menimpa Junaidi pada Selasa (2/7/19) lalu ketika hendak menangkap ikan di Teluk Sembulungan yang berjarak puluhan mil dari Pantai Blimbingsari. Korban berangkat melaut bersama beberapa rekannya sesama nelayan.

Salah satu teman korban, Miswan (55), mengatakan, saat itu Junaidi berangkat mencari ikan di laut bersama Samidi dan Supaat. Mereka berlayar menggunakan perahu jukungan masing-masing.

BACA JUGA:  Manfaat Pajak Dalam Dunia Pendidikan

 

Perjalanan belum genap satu mil dari bibir pantai, tiba-tiba mesin perahu milik Junaidi mati. Disaat teman-temannya lebih dulu sampai di sekitar lokasi pemancingan, perahu Junaidi tak terlihat.

“Biasanya dia ngedok (menginap) dan dua hari sekali baru pulang. Dikira perahu korban telah sandar di darat. Jadi temannya itu santai saja,” jelas Miswan.

BACA JUGA:  Seminar Psiko Edukasi Siapkan Agen Penyelamat Generasi Muda

 

Kamis (4/7/19) pagi, Samidi dan Supaat yang kembali ke Pantai Blimbingsari tidak melihat perahu korban. Akhirnya kejadian ini dilaporkan ke Pos TNI-AL Blimbingsari dengan dugaan nelayan bernama Junaidi hilang saat mencari ikan. (HS)

Komentar