oleh

Tee Kim Teck WNA Masuk DPT, KPU Benarkan Informasi Itu

Kabartoday, Jambi – Warga Negara Asing (WNA) lagi-lagi masuk sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu 2019. Setelah merebak di Cianjur, Bekasi, DIY, dan beberapa daerah lainnya, kini di Jambi.

Dikabarkan, seorang Warga Negara (WN) Malaysia di Jambi bernama Tee Kim Teck itu 1 dari 10 WNA di Jambi yang memiliki e-KTP.  Temuan tersebut langsung disikapi Aditya Diar Komisioner KPU Kota Jambi.

“hasil verifikasi faktual, kita memang menemukan 1 WNA yang masuk dalam DPT. Itu atas nama Tee Kim Teck warga negara Malaysia yang kini tinggal di Kota Jambi. “Ucap Aditya Selasa (5/3/2019).

BACA JUGA:  Soal Parkir, Aspeparindo Akan Menjawab Kebutuhan Publik

Lebih lanjut kata Aditya, WNA yang masuk DPT tersebut benar berdomisili di Kota Jambi. Tee Kim Teck tinggal bersama keluarga yang berada di Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

“Ia tinggal sama keluarganya di kecamatan Danau Sipin, Jambi dan berporfesi sebagai pengusaha. “Kata Aditya.

KPU kota Jambi meminta kepada Pemprov untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Pihaknya juga akan mendatangi rumah WNA yang dimaksud.

BACA JUGA:  Visit Garut, Dinas Pariwisata Ambil Tema "Dancing Peacock" Pada Pesona Garut Intan Carnival 2019

Sementara data Dinas Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Jambi, total ada 10 WNA di Jambi yang pegang e-KTP. 10 orang asing yang terdata memiliki e-KTP di Kota Jambi itu ialah dari warga negara Korea Selatan, India, Pakistan, Malaysia, Taiwan, dan Maroko.

Nawawi Kabid Pendaftaran Penduduk Dukcapil Kota Jambi menjelaskan setiap WNA yang memilik e-KTP itu diperbolehkan. Nawawi mengingatkan adanya UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

BACA JUGA:  Bursa Kerja Terbuka di Sidoarjo Melibatkan 50 Perusahaan Dan Buka peluang Pekerja Baru

Terkait temua KPU, ia akan melakukan pengecekan terlebih dahulu. “Kartu izin menetap itu hanya bisa dikeluarkan melalui Imigrasi. Kalau orang asing yang memiliki e-KTP memiliki masa berlakunya, terkait tinggal berapa lama lagi masa berlakunya orang asing itu berada di Indonesia.(Ed/Op/red)

Komentar