oleh

Tes Urine Lima Pelaku Pesta Narkoba di Asrama Polisi Kota Ambon Positif Sabu

Kabartoday, AMBON – Tiga personil kepolisian Polda Maluku bersama dua warga sipil yang menggelar pesta sabu di Asrama Polisi Kawasan Tantui Kota Ambon positif mengkonsumsi sabu. Kepastian positif ini setelah lima pelaku ini menjalani tes urine yang dilakukan penyidik Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Untuk itu, kelima pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan pasal bervariasi dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang menanti kelima pelaku ini bervariasi antara empat tahun hingga 20 tahun.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Komisaris Besar Polisi Leo Surya Nugraha Simatupang mengungkapkan lima tersangka termasuk tiga anggota polisi positif narkotika.

“Hasil pemeriksaan urine terhadap lima tersangka hasilnya positif mengandung narkotika jenis sabu. Mereka akan kita kenakan pasal 112 dan pasal 114 dan 127 Undang-Undang Narkotika. Ancaman hukuman mulai dari empat tahun hingga 20 tahun,” tandas Simatupang saat ekspos kasus ini bersama Kabid Humas Polda Maluku Komisaris Besar Polisi Muhammad Roem Ohoirat Selasa (14/1/2020) di ruang lobi Mapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Perigi Lima Kota Ambon.

Terhadap motif pesta sabu ini, Simatupang ungkapkan sesuai pengakuan para tersangka saat diperiksa penyidik mereka hanya ingin bersenang-senang.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, mereka hanya ingin bersenang-senang gunakan sabu. Kamar yang digunakan milik salah satu tersangka. Jadi mereka berkumpul dengan teman-teman yang lain lalu bersama-sama menggunakan narkotika,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Polda Banten dan BPS Sinergi Berikan Pelayanan Publik

Menyangkut keberadaan seorang wanita muda ditengah para pelaku ini, Simatupang beberkan merupakan teman dekat salah satu tersangka anggota polisi.

“Perempuan tersebut tidak memiliki pekerjaan. Dia merupakan teman salah satu tersangka. Sementara untuk warga sipil lainnya SU, merupakan salah satu pekerja swasta sesuai identitasnya di KTP,” jelas Simatupang yang saat itu didampingi juga Kasatresnarkoba AKP Jufry Djawa serta Kasi Propam Ipda Yabes Payung.

Alumni Akabri Kepolisian Tahun 1997 ini beberkan, tiga anggota polisi ini bukan baru pertama kali mengkonsumsi sabu namun sudah beberapa kali. Namun untuk penggunaan di Asrama Polisi baru pertama kali.

“Dari keterangan mereka sudah pakai (sabu) beberapa kali sebelumnya. Untuk di Asrama Polisi ini baru pertama kali,” jelas Simatupang.

Sumber barang haram ini, para pelaku dapatkan dari Desa Kailolo di Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah. Saat ini tim Satresnarkoba masih terus mengembangkan kasus ini untuk mencari tersangka baru termasuk pemilik barang di Desa Kailolo Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah.

Lima tersangka pesta sabu di Asrama Polisi Tantui Ambon. Tiga anggota polisi (hadap depan) dan dua warga sipil (hadap belakang)

Tiga personil Direktorat Sabhara Polda Maluku bersama dua warga sipil lainnya diantaranya satu perempuan menggelar pesta narkoba jenis sabu di Asrama Polisi kawasan Tantui Kota Ambon. Mereka pun dicokok personil Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Senin (13/1/2020) sekitar pukul 02.00 WIT.

BACA JUGA:  144 Jama'ah Masjid Kebon Jeruk Dinyatakan Negatif Virus Corona

Tiga anggota Ditsabhara yang ditangkap masing-masing Brigpol Eivander alias Evan (32), Bripka Ilham Lembang (35) dan Brigpol Afrisal Wasaoi alias AF (31). Sementara dua warga sipil yang ikut diamankan yaitu Semy Uneputty alias Semi (45) dan seorang wanita Herlina alias Lina (30). Brigpol AF sendiri pernah bertugas di Propam Polda Maluku.

Barang bukti yang diamankan dari kamar Bripka Ilham Lembang Ilo di Aspol Tantui ini antara lain satu paket sabu ukuran kecil yang di bungkus dalam dos rokok sampoerna merah. Satu set alat hisap sabu (bong), tiga plastik bening ukuran kecil, satu buah korek api gas serta lima unit handphone.

Barang bukti yang diamankan tim satresnarkoba saat menangkap pelaku pesta narkoba di Asrama Polisi Tantui Kota Ambon Senin (13/1/2020) pukul 02.00 WIT

Informasi media ini, penggerebekan pesta narkoba ini berawal saat personil satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mendapat informasi seorang warga akan membeli sabu. Setelah dilakukan pendalaman, tercium bahwa Semy Uneputty warga kompleks da Silva Belakang Soya Kecamatan Sirimau akan membeli sabu di Tulehu.

Pada Minggu (12/1) malam, personil Satresnarkoba kemudian bergerak menuju Tulehu. Sekitar pukul 19.00 WIT, mereka stand by menunggu pelaku di kawasan Tugu Pelor Desa Tulehu. Beberapa waktu kemudian mereka melihat pelaku melintas kembali ke Ambon. Saat itu pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha MX King warna hitam putih dengan nomor polisi DE 2407 LY. Anggota polisi membuntuti Uneputty yang melaju dengan kecepatan tinggi ke arah Kota Ambon.

BACA JUGA:  Bupati Pelalawan Lantik 24 Anggota BPD kec. Sei Kijang periode 2019 - 2025

Setelah beberapa lama membuntuti, polisi melihat Uneputty masuk ke kompleks Asrama Ditsabhara Polda Maluku di Tantui. Tim Satresnarkoba menduga masuknya Uneputty ke Asrama Sabhara ini untuk mengelabui polisi. Mereka kemudian menunggu berharap Uneputty segera keluar dari Asrama Polisi ini. Namun beberapa jam ditunggu, ternyata Uneputty belum juga keluar.

Tim Satresnarkoba kemudian berkoordinasi dengan Danton 3 Dit Samapta Ipda M. Iqbalul Fikri serta Kepala Seksi Propam Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Yabes Payung untuk bersama-sama melakukan penggeledahan. Saat masuk ke Asrama Polisi, mereka berhasil menemukan Uneputty. Mereka kemudian menginterogasinya. Uneputty akhirnya menunjuk sebuah kamar di Aspol tempat mereka mengkonsumsi sabu. Kamar tersebut ternyata tempat tinggal Bripka Ilham, jebolan bintara polisi angkatan 22 ini.

Saat sejumlah anggota masuk ke kamar Bripka Ilham, mereka menemukan empat orang sementara berada dalam kamar tersebut. Tiga diantara anggota polisi serta seorang perempuan. Mereka mengakui baru selesai mengkonsumsi sabu.

Barang bukti yang diamankan dalam kamar tersebut antara lain satu set alat hisap sabu (bong), tiga plastik bening ukuran kecil, satu buah korek api gas serta lima unit handphone. Sementara satu paket sabu ditemukan di atas meja kantin yang letaknya disamping asrama. Paket sabu ini kemudian diketahui diletakan oleh Brigpol Eivander.

Kemudian tiga anggota polisi bersama dua warga sipil serta barang bukti digelandang ke Kantor Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease di kawasan Perigi Lima Kota Ambon untuk menjalani pemeriksaan intensif penyidik. (Manuel)

Komentar