oleh

Tidak Kantongi Izin, ‘Esek-Esek’ Berkedok Pijat Tradisional Marak Di Bekasi

Kabartoday, Kab. Bekasi,– Di masa gencar-gencarnya pemerintah Pusat melalui Pemerintah daerah baik Provinsi/Kota/Kabupaten untuk menanggulangi penyebaran virus Covid-19, di kabupaten BekasiĀ  malah merebak pelaku pengusaha pijat tradisional diduga melakukan servis plus-plus, tepatnya di daerah Kp Langkap Plancar, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. (Oktober 2020).

Uwa salah satu Wakil ketua dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (Grib) PAC Kecamatan Serang Baru, mengatakan kepada awak media, “Memang benar ada anggota saya melaporkan aktivitas usaha pijat tradisional di wilayah saya, kebetulan saya orang Serang Baru, tepatnya di jalan raya Serang-Cibarusah Kp Langkaplancar, dan ada indikasi tempat tersebut melayani servis plus-plus,” ujar Uwa.

Uwa juga mengatakan saat mengkonfirmasi ke tempat tersebut terkait legalitas dari usaha tersebut, yang bersangkutan tidak memiliki izin dan masih dalam pengurusan, dan bersikap acuh tak acuh.

BACA JUGA:  Pelabuhan Merak Mulai Dipadati Pemudik

dan Ketika dikonfirmasi ulang awak media Kabartoday.co.id via WhatsApp melalu salah satu pengelolaan panti (YN) pengelolaan tersebut malah memblokir tanpa adanya keterangan apapun.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Satgas Covid-19 sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan cara penanggulangan penyebaran Covid – 19 dengan cara 3M (Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Memakai Masker) bahkan menindak pelaku pelanggaran Operasi Yustisi berupa teguran keras dan denda administrasi.

“Kalau memang usaha tersebut belum mengantongi izin resmi, tidak mematuhi protokol kesehatan, dan merugikan lingkungan serta ada dugaan melakukan transaksi Esek-Esek di dalamnya, Saya minta pihak terkait khususnya Pak Camat Subarnas, melalui Kasi Trantib untuk menindak tegas usaha tersebut, ” unkap Uwa. (Tom)

BACA JUGA:  Zamhari Yacoep SH. Dipercaya sebagai Ketua Komunitas Pemberantasan Korupsi Pasundan Kab. Bogor

Komentar