oleh

Tiga Kabupaten di Jabar Terindikasi Mal-Administrasi PPDB Tahun 2019/2020

kabartoday, Garut – Tiga daerah di Jawa Barat (JABAR) dilaporkan masyarakat ke Ombudsman Republik Indonesia. Pelaporan tersebut dilakukan oleh Perwakilan warga Jawa Barat karena terindikasi melakukan pelanggaran Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Tiga daerah yang diduga melakukan Mal Administrasi yakni, Kabupaten Garut, Subang dan Kota Bandung.

Menurut Ketua Ombudsman Jabar, Haneda Sri Lastoto, bahwa Ombudsman Jabar menerima sebanyak 86 laporan terkait permasalahan yang ada dalam sistem PPDB di Jawa Barat.

“Secara keseluruhan sampai hari ini yang masuk ada 86 laporan, ”kata Haneda Sri Lastoto di kantornya, Kamis (4/7/2019).

BACA JUGA:  Bupati Garut Usulkan Kuota PPPK Tahap I Sesuai Jumlah ASN Pensiun Th. 2019

Laporan untuk tiga daerah, yakni dugaan adanya Mal-administrasi. “Mal-administrasi seperti pemalsuan Kartu Keluarga, itu yang dilaporkan, “Papar Haneda.

Menurut Haneda, seluruh laporan yang masuk tersebut mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK di Jabar. “Untuk kebanyakan laporan yang masuk itu  terkait dengan sistem zonasi dalam pelaksanaan PPDB di Kota Bandung, ”paparnya.

BACA JUGA:  70 Tahun Kerjasama Indonesia Filipina, Perkuat Ekonomi dan Pendidikan

Dari laporan yang masuk, sebagiannya sudah disalurkan ke dinas pendidikan terkait, namun pihaknya belum menyalurkan seluruh laporannya ke dinas terkait karena sejumlah laporan masih ada yang kurang lengkap.

“Ada yang laporan identitas anaknya nggak jelas, sehingga bisa merepotkan Disdik. Kita melaporkan yang sudah memenuhi syarat laporan, “kata Haneda.

Sementara itu Tim kabartoday.co.id Kebiroan Kab. Garut masih terus menghimpun informasi seputar pelaksanaan PPDB di Garut, baik informasi dari warga terkait maupun dari masyarakat umum.(Alam)

Komentar