oleh

Tiga Oknum Wartawan Berprofesi Ganda Terlibat Mengendalikan Judi Togel di Tapung Hulu

Kabartoday, Kampar – Tiga orang oknum wartawan yang Berinisial ANR, GSTP dan ERW ini diduga menjadi kordinator sekaligus mengendalikan Perjudian Togel (Toto Gelap) di deputaran Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar Riau.

Terciumnya aroma judi tersebut lantaran beberapa warga di wilayah itu ada yang menyebut ‘wartawan kok malah sperti itu, jadi kordinator dan kendalikan Togel’.

Tentu saja kejadian memalukan yang mencoreng profesi wartawan mendapat sorotan dari sejumlah tokoh Agama di Kampar Riau.

BACA JUGA:  MK Menolak Seluruh Permohonan Pemohon Tim Hukum Prabowo Sandiaga

Menurut ia (tokoh yang tidak mau disebutkan namanya) menyayangkan jika profesi wartawan dirusak dengan orang-orang bermoral bejad sepetti itu. Bahkan Ia juga menyinggung adanya perlindungan APH sehingga peredaran Judi Toto Gelap (Togel) di Tapung Hulu bebas berkeliaran.

“Kami dari tokoh masyarakat sangat menyayangkan atas prilaku oknum wartawan yang sudah menggandakan profesinya terlibat menjadi bandar Judi Togel. Padahal ANR kami kenal sebagai wartawan yang bekerja dengan Profesional, tapi kok malah menjadi bandar judi. “Hardiknya pada media ini, Senin (24/6/2019).

BACA JUGA:  Libur Lebaran Anies Pastikan Puskesmas Tetap Buka 24 Jam

Menurut keterangan lanjutan, dalam melancarkan aksi judinya, ANR di bantu oleh rekan-rekannya, yakni ERW dan GSTP yang juga berprofesi wartawan dari media berbeda.

“Tentunya warga disini atas prilaku ketiga orang itu menjadi resah, kami sangat menyayangkan operandi Judi Togel tersebut dibiarkan oleh para Kepolisian Sektor Tapung Hulu. “Ucapnya.

Ia juga menjelaskan sebelumnya operandi judi togel serupa juga telah di grebek pihak kepolisian di wilayah Tapung Hulu beberapa bulan lalu, namun para pelaku kini kembali bermunculan dengan kedok berprofesi wartawan.

BACA JUGA:  Bendera Kuning Simbol Kematian Bertebaran di Komnas HAM

Berdasarkan Informasi yang di dapat hasil penelusuran investigasi wartawan kabartoday.co.id, redaksi telah menyimpan bukti-bukti yang Valid, Omzet dari para oknum tersebut per setiap putaran mencapai Rp 30.000.000.(Pjr)

Komentar