oleh

Tiga Polisi Bersama Dua Warga Pesta Narkoba di Asrama Sabhara Polda Maluku

Kabartoday, AMBON – Wajah Polda Maluku kembali tercoreng akibat ulah anggotanya. Tiga personil Direktorat Sabhara Polda Maluku bersama dua warga sipil lainnya diantaranya satu perempuan menggelar pesta narkoba jenis sabu di Asrama Polisi kawasan Tantui Kota Ambon. Mereka pun dicokok personil Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Senin (13/1/2020) sekitar pukul 02.00 WIT.

Tiga anggota Ditsabhara yang ditangkap masing-masing Brigpol Eivander alias Evan (32), Bripka Ilham Lembang Ilo (35) dan Brigpol Afrisal Wasawoy alias AF (31). Sementara dua warga sipil yang ikut diamankan yaitu Semy Uneputty alias Semi (45) dan seorang wanita Herlina alias Lina (30). Brigpol AF sendiri pernah bertugas di Propam Polda Maluku.

Barang bukti yang diamankan dari kamar Bripka Ilham Lembang Ilo di Aspol Tantui ini antara lain satu paket sabu ukuran kecil yang di bungkus dalam dos rokok sampoerna merah. Satu set alat hisap sabu (bong), tiga plastik bening ukuran kecil, satu buah korek api gas serta lima unit handphone.

Diduga tiga anggota polisi ini nekat mereka menggelar pesta narkoba di asrama polisi ini untuk merayakan ulang tahun perempuan kenalan mereka Herlina alias Lina yang berulang tahun ke 30, Minggu (12/1). Namun sayangnya, pesta sabu mereka bubar setelah kedatangan personil Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

BACA JUGA:  Leasing Bergaya Preman Diamankan PolisiĀ 

Informasi yang dihimpun media ini, penggerebekan pesta narkoba ini berawal saat personil satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mendapat informasi seorang warga akan membeli sabu. Setelah dilakukan pendalaman, tercium bahwa Semy Uneputty warga kompleks da Silva Belakang Soya Kecamatan Sirimau akan membeli sabu di Tulehu.

Pada Minggu (12/1) malam, personil Satresnarkoba kemudian bergerak menuju Tulehu. Sekitar pukul 19.00 WIT, mereka stand by menunggu pelaku di kawasan Tugu Pelor Desa Tulehu. Beberapa waktu kemudian mereka melihat pelaku melintas kembali ke Ambon. Saat itu pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha MX King warna hitam putih dengan nomor polisi DE 2407 LY. Anggota polisi membuntuti Uneputty yang melaju dengan kecepatan tinggi ke arah Kota Ambon.

Setelah beberapa lama membuntuti, polisi melihat Uneputty masuk ke kompleks asrama Ditsabhara Polda Maluku langsung menuju ke kamar Bripka Ilham. Kemudian personil Satrenarkoba berkoordinasi dengan Danton 3 Dit Samapta Ipda M. Iqbalul Fikri serta Kepala Seksi Propam Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Yabes Payung untuk bersama-sama melakukan penggeledahan. Saat sejumlah anggota masuk ke kamar Bripka Ilham, mereka menemukan lima orang dalam kamar tersebut. Mereka mengakui baru selesai mengkonsumsi sabu.

Barang bukti yang diamankan dalam kamar tersebut antara lain satu set alat hisap sabu (bong), tiga plastik bening ukuran kecil, satu buah korek api gas serta lima unit handphone. Sementara satu paket sabu ditemukan di atas meja kantin yang letaknya disamping asrama. Paket sabu ini kemudian diketahui diletakan oleh Brigpol Eivander.

BACA JUGA:  Rahmadsyah Saksi Gugatan Pilpers di MK Dituntut 1,6 Tahun Penjara

Kemudian tiga anggota polisi bersama dua warga sipil serta barang bukti digelandang ke Kantor Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease di kawasan Perigi Lima Kota Ambon untuk menjalani pemeriksaan intensif penyidik.

Terhadap kasus ini, Kabid Humas Polda Maluku Komisaris Besar Polisi Muhammad Roem Ohoirat membenarkan adanya penangkapan di Asrama Sabhara Polda Maluku.

“Itu (tadi malam) sekitar jam 02.00 WIT ya dilakukan penangkapan oleh Satresnarkoba Polresta Ambon kemudian juga dibantu oleh Danton Sabhara. Benar ada tiga orang anggota yang ada disitu, mereka saat ini sementara diamankan di proses di Polresta Ambon,” jelas Ohoirat kepada media ini Senin (13/1/2020) di ruang kerjanya.

Ia tegaskan, institusi kepolisian tidak akan main-main dalam kasus ini. Kapolda Maluku pasti tegas dan tidak akan melindungi atau menutupi pelanggaran anggota.

“Kita (Polisi) tidak akan main-main. Kalau mau berusaha untuk melindungi, untuk apa ditangkap. Toh yang tangkap juga polisi. Dan itu memang sudah merupakan komitmen pimpinan untuk siapa pun yang terlibat kita akan proses termasuk anggota (polisi). Karena tiga orang yang melakukan kesalahan ini dari sekitar tujuh ribu personil masih banyak yang lebih bagus,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kompetisi ASN Termalas, 273 ASN Pemko Medan Malas Apel Pagi

Menurutnya, tindakan tegas terhadap anggota polisi yang bersalah merupakan salah satu apresiasi atau bentuk penghargaan terhadap ribuan anggota yang masih berkelakuan baik.

Menyangkut dengan kemungkinan ada perbuatan negatif lainnya saat itu karena ada seorang perempuan, Ohoirat enggan berkomentar jauh.

“Dugaan ini untuk sementara belum bisa kita pastikan. Sementara diproses di Polresta Ambon, nanti dari hasil penyidikan baru kita bisa tahu. Namun faktanya saya pastikan ada tiga oknum anggota serta dua warga sipil. Diantaranya ada satu perempuan,” tandas mantan Kapolres Maluku Tenggara ini.

Saat ini, tiga anggota Ditsabhara Polda Maluku bersama dua warga sipil masih berada di Kantor Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Mereka masih terus diperiksa intensif sambil menunggu penetapan status oleh penyidik.

Hingga berita ini dinaikan, pihak Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan kasus ini. Kapolresta Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang sedang melaksanakan tugas luar ke Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah. Sementara Kasubbag Humas Iptu Julkisno Kaisupy yang dikonfirmasi hingga saat ini belum memberikan keterangan. (Manuel)

Komentar