oleh

Tim Satgas TMMD ke 106 Kodim 0816/Sidoarjo Hadiri Bersih Desa

Kabartoday,Sidoarjo – Babinsa Desa Kupang Kecamatan Jabon sekaligus Bawas TMMD ke 106 Sertu Sugianto berserta personil satgas TMMD ke 106 Ta 2019 Kodim 0816/Sidoarjo,menghadiri pagelaran kesenian Wayang Kulit dalam rangka bersih Desa Kupang di pendopo balai Desa,Sabtu(26/10)

” Malam bersih desa merupakan kegiatan syukuran yang dilakukan untuk membersihkan desa dari roh-roh jahat serta upaya untuk menjauhkan Desa dari segala mara bahaya,” ucap kades Kupang Mukhamad.

Selain itu bersih desa juga di maknai sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas panen hasil bumi yang telah diperoleh.

BACA JUGA:  Mr Kan: Sudah Era Globalisasi, Kapan Anggaran Negara Surplus?

Bentuk dari kegiatan ini, sangat beragam, mulai dari mengadakan syukuran bersama, baik di masjid maupun pendopo balai Desa,juga menggelar kesenian-kesenian daerah.
Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, merupakan salah satu Desa yang masyarakatnya selalu melakukan tradisi ini.Mengadakan kegiatan bersih Desa atau selamatan Desa. Beberapa rangkaian acara, di antaranya khataman Alquran, tasyakuran (tumpengan), serta pagelaran kesenian tradisional Wayang Kulit,dari Pacet, dengan Ki dalang Wardono.

BACA JUGA:  Sambut HUT Kementerian BUMN, Garuda Indonesia Berikan Diskon Tiket Penerbangan Hingga 50 Persen

Pagelaran kesenian tradisional wayang kulit yang ditampilkan ini, memberikan pesan atau makna, dalam kehidupan bahwa setiap orang harus tetap melakukan kebaikan kapan pun dan di mana pun. Selain itu, manusia juga harus tetap menjaga kerukunan dengan sesama.Seperti yang disampaikan Kepala Desa Kupang Mukhamad, “Saya berharap desa kita menjadi desa yang semakin baik, aman, sejahtera, serta selalu dilimpahi berkah, dan semoga kerukunan tetap terjaga,” katanya.

Babinsa Koramil 0816/08 Jabon sekaligus Bawas TMMD ke 106 Sertu Sugianto mengatakan, Pagelaran kesenian tradisional wayang kulit ini dipilih sebagai salah satu pertunjukan dalam acara bersih Desa sebagai upaya melestarikan dan menjaga budaya agar tetap dikenal masyarakat di tengah-tengah perubahan zaman yang semakin modern.Selain itu, pagelaran kesenian tradisional wayang kulit ini memiliki banyak nilai yang bisa diambil di dalamnya, mulai dari rasa cinta terhadap budaya, kerukunan, kebaikan, dan sebagainya.Kegiatan berakhir dengan tertib dan aman.[] Tri Agust

BACA JUGA:  Ada Indikasi Tipikor, Para Petambang Galian C di Banyuwangi Bakal Dipanggil Kejari

 

Komentar