oleh

Tjoko Chandra Kabur IPW Salahkan Bareskrim Polri

-Aktual, Hukum-32 views

Kabartoday, Jakarta,- Melalui siaran Press nya di Jakarta, IPW Mengecam keras Bareskrim Polri karena mengeluarkan surat jalan kepada Tjoko Chandra sehingga buronan kelas kakap itu bebas berpergian dari Jakarta ke Kalimantan Barat dan kemudian menghilang lagi. Rabu,15 Juli 2020.

Dari data yang diperoleh IPW, Surat Jalan untuk Tjoko Chandra dikeluarkan Bareskrim Polri melalui Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS, dengan Nomor: SJ/82/VI/2020/Rokorwas, tertanggal 18 Juni 2020, yang ditandatangi Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo. Dalam surat jalan tersebut Tjoko Chandra disebutkan berangkat ke Pontianak Kalimantan Barat pada 19 Juni dan kembali pada 22 Juni 2020,” ujar Netta Ketua Presidium IPW melalui siaran Press nya.

Yang menjadi pertanyaan IPW apakah mungkin sekelas jenderal bintang satu (Brigjen) dengan jabatan Kepala Biro Karokorwas PPNS Bareskrim Polri berani mengeluarkan Surat Jalan untuk seorang buronan kakap sekelas Tjoko Chandra? Apalagi biro tempatnya bertugas tidak punya urgensi untuk mengeluarkan Surat Jalan untuk seorang pengusaha dengan label yang disebut Bareskrim Polri sebagai konsultan. Lalu siapa yang memerintahkan Brigjen Prasetyo Utomo untuk memberikan Surat Jalan itu. Apakah ada sebuah persekongkolan jahat untuk melindungi Tjoko Chandra. Untuk itu Komisi III DPR harus membentuk Pansus Tjoko Chandra untuk mengusut kemungkinan adanya persengkongkolan jahat untuk melindungi koruptor yang menjadi buronan kelas kakap.

BACA JUGA:  Gaji PNS Labusel Dan Labura TA 2009 Rp. 54,54 M Disoal, Ketua Fraksi Perubahan Minta Pemprovsu Fasilitasi Penyelesaian Masalah

“IPW mendesak agar Brigjen Prasetyo Utomo segera dicopot dari jabatannya dan diperiksa oleh Propam Polri. Prasetyo Utomo sendiri adalah alumni Akpol 1991, teman satu Angkatan dengan Kabareskrim Komjen Sigit,” tegas Netta.

IPW mengecam keras tindakan Bareskrim Polri yang sangat tidak promoter, yang tidak segera menangkap buronan kelas kakap Tjoko Chandra, yang sudah masuk ke dalam markas besarnya. Tapi ironisnya Tjoko Chandra malah dilindungi dan diberikan Surat Jalan. Melihat kinerja Bareskrim Polri yang mengerikan ini, sudah saatnya Presiden Jokowi turun tangan mengevaluasi kinerja Bareskrim Polri. Sebab melindungi dan memberi Surat Jalan pada buronan kasus korupsi sekelas Tjoko Chandra sama artinya menampar muka Presiden Jokowi yang selalu menekankan pemberantasan korupsi di negeri ini. (Tom)

BACA JUGA:  Sertijab di Polresta Banyuwangi, Tiga Perwira Berganti Posisi

Komentar