oleh

TNI/Polri Gelar Patroli Anti Separatis RMS di Maluku Tengah

-Daerah-122 views

Kabartoday, AMBON – TNI/Polri menggelar patroli bersama di wilayah Saparua, Kabupaten Maluku Tengah. Patroli sinergitas ini sudah dilakukan dua hari yaitu Kamis (23/4/2020) dan Jumat (24/4/2020).

Tujuan patroli bareng ini untuk mengantisipasi serta memantau aktivitas kelompok separatis FKM/RMS yang akan memperingati HUT pada Sabtu (25/4/2020).

Untuk mengantisipasi serta mencegah aktivitas HUT RMS tahun ini, Polda Maluku menggelar Operasi Merah Putih Siwalima Tahun 2020. Sebanyak 200 personil gabungan TNI/Polri yang tergabung dalam Satgas operasi ini diterjunkan ke Kecamatan Pulau Haruku dan Saparua. Mereka akan memperkuat personil Polsek setempat.

Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Agustinus Christmas T Suryanto katakan patroli sinergitas TNI/Polri ini merupakan salah satu cara aparat keamanan memberi rasa aman dan rasa nyaman kepada masyarakat.

BACA JUGA:  TNI/Polri di Maluku Gelar Bhaksos Bantu Warga Terdampak Covid-19 di Pulau Haruku

“Sudah dua hari, sejak kemarin Kamis (23/4) dan hari ini Jumat (24/4) aparat keamanan TNI/Polri menggelar patroli sinergitas. Tujuannya untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat beraktivitas,” jelas Chrismast.

AKBP Agustinus Christmas T Suryanto,S.IK, Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease

Alumni Akademi Kepolisian Tahun 2000 ini katakan, dua institusi ini merupakan garda utama dalam mempertahankan eksistensi serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Patroli sinergitas ini merupakan salah satu cara menunjukan kepada masyarakat terutama kelompok separatis bahwa TNI/Polri hingga kini dan sampai kapan pun masih tetap solid dan akan tetap solid.

Jebolan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (SESPIMMEN) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-59 tahun 2019 lalu ini beberkan selain patroli bersama, aparat TNI/Polri juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar selalu menunjukan serta meningkatkan rasa nasionalisme. Petugas meminta kepada masyarakat agar dapat mengibarkan bendera Merah Putih yang merupakan bendera kebangsaan Negara Indonesia.

BACA JUGA:  Aleg Golkar Donasi 100 Juta Rupiah Bangun Pagar Gereja Jemaat Allang Asaude

Terkait dengan aktivitas jelang HUT RMS tahun ini, ia tegaskan aparat keamanan akan mengambil tindakan tegas jika ada masyarakat yang coba-coba atau masih terafiliasi kepada kelompok terlarang FKM/RMS.

“Jika kita temukan adanya aktivitas kelompok FKM/RMS ini, akan kita tindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Yang membawa, yang menaikan serta yang menyuruh untuk menaikan bendera RMS maupun aktivitas lainnya berbau RMS, akan kita tindak tegas,” tegas Christmas.

BACA JUGA:  HMI Unjuk Rasa di Depan Kantor DPRD Kota Bekasi

Karena itu, ia berharap dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak tertipu dengan bujuk rayu pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan makar terhadap Negara Indonesia. Jika ini terjadi, pasti TNI/Polri bersama-sama akan berada di depan berhadapan dengan kelompok separatis untuk mempertahankan dan menegakan kedaulatan NKRI serta tetap memastikan berkibarnya Merah Putih di seantero Ibu Pertiwi.

Untuk diketahui, kelompok separatis FKM/RMS setiap tahun selalu mengadakan aktivitas peringatan HUT RMS pada 25 April. Walaupun organisasi ini sudah dinyatakan sebagai salah satu organisasi terlarang oleh Pemerintah Indonesia, para simpatisan maupun pengikutnya masih terus mengadakan kegiatan atau aktivitas untuk menunjukkan eksistensi mereka. Kegiatan yang sering dilakukan adalah dengan menaikan bendera RMS secara sembunyi-sembunyi di atas pohon maupun lokasi terpencil. (Imanuel)

Komentar