oleh

Tonin Kecewa, Ketua PN Jakarta Selatan dan Jajarannya Lelet

Kabartoday, Jakarta – Pagi in PTSP (one gate integrated service) yang dipopulerkan oleh Ketua Mahkamah Agung Prof. Hatta Ali SH MH ternyata membuat masyarakat yang mencari keadilan menjadi rumit. Hal itu juga yang dialami sebagaimana surat Mayor Jend TNI (Purn) Kivlan Zen.

Pasalnya, kuasa hukum Advokad Tonin Tacta yang menangani perkara Kivlan Zen harus berseteru dengan Custumer Service, Sekertaris Ketua Pengadilan dan yang lainnya.

Perisitiwa itu terjadi hari ini, Kamis (11/7/2019) pagi di PN Jaksel. Insiden yang menimbulkan kecekcokan hingga memanggil Polisi ke dalam ruang persidangan dengan alasan adanya keributan, nyatanya bukan keributan. Akan tetapi Tonin mempertahankan hak pembelaan Hukum Kivlan Zen.

BACA JUGA:  Eggi Sudjana Kembali Diperiksa Penyidik Polda Metro Jaya

“Kami hanya memastikan jawaban Ketua Pengadilan atas surat yang telah kita masukan Selasa kemarin tanggal 9 Juli 2019 lalu mengenai pergantian Hakim Tunggal Guntur SH dan hari sidang untuk dipercepat 1 minggu dari tgl 22 Juli 2019.

Sebelumnya pada persidangan hari Senin tanggal 8 Juli 2019 terlibat adu argumentasi antara Achmad Guntur Hakim Tunggal praperadilan nomor 75/Pid.Pra/2019/PN.JKT.Sel dengan Advokat Ir Tonin Tachta Singarimbun SH mengenai hari penundaan sidang yang mana dengan alasan sibuk, banyak perkara dan lain-lain. Dengan keluasaannya Hakim Tunggul tidak mau kompromi selaian tanggal 22 Juli 2019 tanpa memperdulikan alasan, fakta dan ketwntuan hukum acara penundaan dalam yuridis jakarta selatan adalah 1 minggu.

BACA JUGA:  Reskrim Polres Jakarta Barat Bekuk Penagih Hutang

Julianta Sembiring pada hari Selasa telah memasukkam surat Kivlan Zen tersebut setelah pada hari Senin ada kesepakatan dengan Panitera Pidana bahwa masukkan surat dan secepatnya akan menindak lanjuti permohonan percepatan persidangan dan pergantian Hakim Tunggal.

Setelah sekitar 1 jam ternyata Sekertaris Ketua Pengadilan yang awalnya menyatakan surat masih dimeja Ketua sebelumnya masih mencari dimana posisi berkas juga sudah membuat pernyataan belum ada disposisi Ketua PN.

BACA JUGA:  Selenggarakan Diksar PT. Mahesa Cakra Mandiri Kerjasama Binmas Polda Metro Cetak Satpam Tangguh, Smart & Profesional

Dengan kecewa, maka TPH Kivlan Zen keluar pengadilan dan akan melanjutkan langkah hukumnya untuk melaporkan ke Kivlan Zen.

“Yang pasti kalau persoalan lelet seperti ini akan dilaporkan ke Mahkamah Agung, Pengadilan Tinggi DKI dan terhadap Hakimnya akan dilaporkan ke Komisi Yudisial. “ujar Tonik Tachta Singarimbun.(Op/red)

Komentar