oleh

Triliunan Rupiah Dana Covid-19 Hilang, Ozzy Menyebut KPK Cuci Tangan

Kabartoday, Jakarta – Lembaga pemberantasan korupsi “KPK” ditengah wabah Copid 19 nyaris tak terdengar. Hal itu menjadi perbincangan warung kopi, mereka menganggap mesin penggerak lembaga anti Rasuah seakan pupus tak berdaya melawan arus.

“Ternyata Corona dan Korupsi penangkalnya sama, yaitu cuci tangan dan tutup mulut, mana yang dimakan dan mana yang di sikut. “Singgung Ozzy Sulaiman Sudiro melalui siaran pers nya di Jakarta melalui telekomunikasi whatsApp, Kamis (11/6/2020) siang.

Ia menduga KORUPSI telah menjadi budaya bodoh orang Indonesia, dari anak SD sampai S3, hingga lulus dan akhirnya bekerja bekerja menjadi pejabat berkuasa, bahkan pengusaha besar ataupun kecil juga ikut korupsi.

“Budaya korupsi kan memang sudah mendarah daging dan akan sulit dihilangkan, kecuali ada rekontruksi Negara yang valid dan dapat diterima masyarakat, ketidakadilan inilah yang mengawali budaya korupsi. “Kata Ketum KWRI ini.

BACA JUGA:  Penambahan Personil Satgas TMMD Ke 106 Untuk Mempercepat Pembangunan Plengsengan

Ozzy juga menyinggung soal hilangnya budaya rasa malu kian hari kian pudar. Ia melihat karena segala kebutuhan hidup para pejabat belum terbayar? bahkan, urat malupun sudah putus oleh syahwat yang begitu rakus, tak peduli rizki hasil haram, asal diam-diam tidak ketahuan.

“Kalau budaya malu sudah menjadi budaya Nasional, Indonesia akan selamanya menjadi Negara koruptor tertinggi. Hanya Budaya malu inilah yang mampu memfilter sifat dan karakter bangsa ini, yang semestinya perlu dilestarikan sebagai pusaka warisan leluhur yang taat dan patuh pada kultur, tradisi peninggalan nenek moyang kita bangsa yang berbudi luhur, bermartabat penuh tafakur.

“Kemaren…Mungkin tak menyangka atau menduga bahkan tercengang ketika mata dan telinga kita setiap hari disuguhkan oleh media-media Atas tertangkapnya “Para Bedebah” itu. Seperti sirkus badut penuh lelucon, berakrobat dipasar malam, sebagai pelepas lelah hiburan ahir pekan. “Sindirnya.

BACA JUGA:  IPKEMINDO Dorong Crash Program Pembebasan 34.000 Narapidana Hingga Maret 2020

Menurutnya, banyak mantan pejabat yang harap-harap cemas “H2C” membuat hidup jadi ngga waras, ketar-ketir seperti takut tersambar petir, menggangu istirahatnya tidur disiang bolong, walau ketika bangun tinggal menikmati sisa kontrak hidup yang sebentar lagi berahir, selalu terbelenggu dibayangi oleh dosa-dosa perbuatan dimasa lalu.

Bahkan kata Ozzy, ada juga yang baru belajar coba-coba korupsi untuk beraksi, namun na’as nasibnya terciduk OTT KPK lagi, sebuah malapetaka bagi keluarga, lalu mengeluh dijebak alasan politik, dengan tersenyum penuh munafik.

“Masih banyak tabir rahasia yang belum terungkap direpublik ini seperti Kasus BLBI, E-KTP, Hambalang, Jiwasraya, Asabri, Bank Century, Pelindo II, Kota Waringin Timur dan lainnya. Apa karena iklimnya yang tertutup dan ditutup-tutupi oleh “Politik-Cinta” yang penuh kasih sebagai bentuk balas budi? atau mungkin sama-sama mengetahui rahasia masing-masing pribadi, sebagai alumnus satu perguruan tinggi di Fakultas “MDR” Maling Duit Rakyat. “Beber Ozzy.

BACA JUGA:  Tugu Proklamasi Saksi Revolusi Konstitusi

Budaya malu sebagai maling uang rakyat, Ozzy mengulas kesadaran diri. Meski tanpa disadari semua tinggal menghitung hari, aman jeratan hukum duniawi, namun hukum akhirat kini setiap saat menanti.

“Gugur satu tumbuh seribu, semuanya tinggal menunggu, ini hanya soal waktu, satu persatu mulai tertuju karna KPK harus memburu, jangan harap sembunyi dibalik lugu, tetap tersenyum walau tanpa rasa malu. “Pungkasnya.[]Op/red

Komentar