oleh

Tudingan Poyuono Soal Demokrat Dijawab AHY

Kabartoday, Bogor – Isu konflik partai koalisi kian memanas, meski Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono bicara mempersilahkan Demokrat keluar dari koalisi pengusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Menjawab pernyatan itu, Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) enggan menanggapinya.

Seperti dilansir tempo.co, AHY mengatakan ingin menjaga suasana selalu positif. Sehingga, ia tidak ingin berurusan dengan komentar-komentar yang disampaikan Arief Poyuono.

BACA JUGA:  Pesan Khusus Limbad Lewat Peluk Eggi Sudjana

AHY sendiri mengaku tak tahu dengan maksud pernyataan Arief yang mempersilakan partainya keluar dari koalisi pendukung Prabowo.

“Di bulan suci Ramadan ini, semua menjaga lisan menjaga hati, saya tidak ingin mengomentari fitnah tersebut yang jelas sudah ada statement dari Partai Demokrat, “kata AHY di Museum Balai Kirti, Bogor, Jawa Barat, Rabu, (15/5/2019).

AHY sendiri tetap fokus dan ingin Indonesia milik semua. AHY juga menyebut jangan menghadirkan permasalahan-permasalahan yang merugikan semuanya.

BACA JUGA:  Eggi Sudjana Akan Diperiksa Pagi Ini Sebagai Tersangka di Polda Metro Jaya

Sebelumnya Arief Poyuono telah mempersilakan Demokrat mundur dari koalisi Indonesia Adil Makmur

Arief menyebut elite Demokrat ibarat serangga undur-undur yang tak tegas sikapnya di dalam koalisi, “kita juga memprediksi Demokrat akan bernasib seperti tokoh Aswatama dalam cerita pewayangan. Setelah Perang Baratayuda usai, Aswatama ditolak di mana-mana. “Ucapnya kepada wartawan, Jumat, (10/5/2019).

BACA JUGA:  Dishut DKI Jakarta Gelar Seleksi 28 Calon Polsus Kehutanan TA. 2020

Kondisi situasi politik yang kian panas, tentunya ada pihak yang tidak bertanggungjawab untuk memecah belah dan saling tuduh menuduh.

Publik menilai, langkah Demokrat menghargai lawan partainya merupakan sikap kenegaraan untuk saling menghormati.

Hadirnya AHY dibeberapa acara kubu 01 bukan berarti berpihak pada lawan dan keluar dari partai koalisi.

Publik juga meyakini bahwa Demokrat tetap konsisten di koalisi pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.(Op/red)

Komentar