oleh

Universitas Pattimura Ambon Telorkan 1.297 Wisudawan

Kabartoday, AMBON – Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon telorkan 1.297 Wisudawan. Acara wisuda ini dipusatkan di gedung auditorium kampus Unpatti kawasan Poka Kecamatan Teluk Ambon, Kamis (5/9).

Sesuai keputusan Rektor Unpatti M. J. Saptenno Nomor 1225/UN13/SK/2019 yang dibacakan dalam Rapat Senat Terbuka Sarjana tahun 2019, disebutkan wisudawan sebanyak 1.297 orang. Perinciannya yaitu sebanyak 1.090 orang Sarjana (Strata 1), 18 orang lulusan Profesi Dokter, 99 lulusan Profesional dan 90 lulusan program Magister (Strata 2).

Jika dirinci per fakultas maka untuk fakultas hukum sebanyak 127 orang. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) berjumlah 51 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 556 orang, Fakultas Ekonomi 116 orang, Fakultas Pertanian 84 orang, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 104 orang, Fakultas Teknik 98 orang, Fakultas MIPA 45 orang, Fakultas Kedokteran 26 orang dan Pascasarjana sebanyak 90 orang.

Dari 1.297 wisudawan ini, sebanyak 67 orang dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude, terdiri dari 65 orang lulusan S-1 dan 2 orang dari program Magister.

Rektor Unpatti MJ. Saptenno dalam sambutannya katakan wisuda tahun ini merupakan lulusan terbanyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA:  Banyuwangi Berangkatkan 1310 CJH, Tertua Usia 101 dan Termuda Berusia 18 Tahun

“Tahun ini merupakan lulusan terbanyak dibandingkan tahun-tahun yang lalu. Hal ini karena seluruh Fakultas mengalami peningkatan dalam proses akreditasi,” ujarnya.

Dirinya berharap setelah keluar almamater tercinta ini, kiranya para wisudawan bisa membuka lapangan kerja yang luas dan saling mendukung satu dengan yang lain.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Irjen Pol (Purn) Drs. Murad Ismail yang ikut hadir mengatakan Acara Wisuda Unpatti Ambon, periode September 2019, merupakan sebuah anugerah dan berkat yang patut disyukuri dalam konteks keseriusan dan proses pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) secara berkelanjutan di daerah ini.

Olehnya itu, bagi para wisudawan/wisudawati, maupun orang tua atau wali, sanak keluarga, kerabat, sahabat dan teman-teman, kata gubernur, acara wisuda ini merupakan wujud komitmen dan konsistensi dalam meraih cita-cita dan mimpi-mimpi.

Menurutnya, capaian yang telah diraih oleh para wisudawan/wisudawati, tidak saja merupakan sebuah harapan, kebanggaan dan kehormatan bagi keluarga semata, tapi juga merupakan harapan, kebanggaan dan kehormatan semua pihak, baik sebagai warga Maluku, warga bangsa dan negara Indonesia.

“Dengan apa yang dicapai oleh para wisudawan/wisudawati ini, berarti mereka telah mentransformasi diri menjadi modal sosial, kredit poin dan investasi strategis sumber daya manusia pembangunan daerah dan nasional,” tandas Murad.

BACA JUGA:  Koramil-02/Pondok Gede Cek Kesiapan Giat TMMD

Ini ditandai dengan hadirnya terobosan-terobosan baru di bidang teknologi seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence), internet untuk segalanya (internet of things), kendaraan otomatis, percetakan tiga dimensi (3D), nanoteknologi, bioteknologi, sains material, penyimpanan energi dan komputasi kuantum yang sering disebut revolusi industri 4.0.

Mantan Dankor Brimob Polri ini meyakini cepat atau lambat, pergeseran itu akan terjadi, sehingga harus bisa lebih siap untuk menerima berbagai kemungkinan dampak yang bakal terjadi.

“Oleh sebab itu, saya sangat berharap bahwa dunia Perguruan Tinggi di Maluku, termasuk Universitas Pattimura Ambon, bisa siap tampil responsif dan solutif atas segala kemungkinan itu,” kata gubernur mengingatkan.

Karenanya, Unpatti Ambon dituntut untuk harus lebih mampu memacu diri dalam meningkatkan kualitas mutunya, yaitu kualitas mutu tata kelola kelembagaannya, kualitas mutu pendidikannya hingga kualitas mutu pelayanan publiknya agar mampu beradaptasi dengan kemajuan revolusi industri 4.0.

“Untuk menuju ke arah itu, tidak bisa tidak, Unpatti Ambon membutuhkan komitmen kuat yang terbangun di atas kesadaran bersama tentang pentingnya budaya mutu; mampu melakukan internalisasi nilai-nilai yang menopang terbentuknya mentalitas yang apresiatif terhadap budaya mutu dan konsistensi dalam penerapannya secara berkelanjutan,” papar gubernur.

BACA JUGA:  Polisi Sebut Pelaku Pelempar Rumah Ketua MUI Sulsel Tak Waras

Apalagi di era yang serba kompetitif ini, mantan Kapolda Maluku jelaskan untuk menjadi lembaga pendidikan tinggi yang eksis, maka yang penting dan mendasar untuk dilakukan adalah bagaimana sebuah lembaga pendidikan tinggi mampu menawarkan prospek lapangan kerja dan masa depan yang menjanjikan bagi para alumninya.

“Saya yakin, Unpatti Ambon terus bekerja keras untuk menjadi perguruan tinggi yang dirindukan dan menjadi impian bagi para calon mahasiswa di daerah ini,” ungkap gubernur.

Kedua, pemerintah daerah terus berupaya dengan penuh kesungguhan untuk meningkatan kualitas sumber daya manusia Maluku. Dan untuk kepentingan itu, pemerintah sangat membutuhkan partisipasi aktif dan kontribusi nyata dari dunia perguruan tinggi.

“Pemerintah daerah sangat terbuka kepada perguruan tinggi untuk bekerjasama dan membantu pemerintah daerah dalam berbagai usaha peningkatan kualitas sumber daya manusia Maluku kedepan,” tandas gubernur. (RIM)

Komentar