oleh

Usai Demo di Kagub Maluku, Aktivis HMI Diculik

-Daerah-32 views

Kabartoday, AMBON – Kasus kekerasan terhadap aktivis di Maluku kembali terjadi. Kali ini, Muhammad Syahrul Wadjo, aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang juga mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pattimura (Unpatti) diculik.

Peristiwa penculikan ini terjadi Rabu (2/9/2020) malam di depan Sekretariat HMI Komisariat Fakultas Ekonomi Unpatti. Penculikan ini diduga ada kaitannya dengan aksi demo yang dilakukan korban bersama rekan-rekannya di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (2/9/2020) siang.

Saat penculikan, sejumlah orang membawa alat tajam berupa parang mendatangi Sekretariat HMI Komisariat Fekon Unpatti. Para penculik diketahui menggunakan dua kendaraan roda empat.

BACA JUGA:  Media Bebek Hitung Kreatif Raih Juara I Lomba Karya INOBEL

Korban Muhammad Syahrul Wadjo diculik tepat di depan Sekretariat HMI Komisariat Unpatti. Salah seorang penculik kemudian meletakan parang di leher korban sembari mengancam akan memotong korban.

“Pelaku menggunakan senjata tajam jenis parang. Mereka mengancam akan memotong Syahrul dan kemudian memaksa membawanya ke dalam mobil. Saat Syahrul berhasil dipaksa masuk ke dalam mobil, mereka langsung kabur keluar kampus,” jelas FR, salah satu rekan korban.

BACA JUGA:  7 Cara Strategi Management Konflik, Soekirman Narasumber “Talk Show Zero Conflict Leader”
Muhammad Syahrul Wadjo, Kabid Perguruan Tinggi, Kepemudaan dan Kemahasiswaan HMI Komisariat Fakultas Ekonomi Universitas Pattimura yang jadi korban penculikan.

Rekan korban tersebut mengaku tidak bisa melihat jelas para pelaku karena menggunakan masker serta terkena sorot lampu mobil yang memang sengaja diarahkan ke rekan korban.

Sejak dibawa para penculik, rekan-rekan korban cemas akan nasib Syahrul. Namun nasib baik masih berpihak ke Syahrul. Pada Kamis (3/9/2020) pagi, korban terlihat muncul di sekretariat.

BACA JUGA:  Satgas Banops Urdokkes Polres Cilegon Patroli Kesehatan di Pospam Wisata Anyer

Kasus ini kemudian dilaporkan korban bersama beberapa rekannya ke SPKT Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease pada Kamis (3/9/2020) sekitar pukul 11.00 WIT.

Saat penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease sementara bekerja keras mengambil keterangan dari korban serta beberapa rekan korban sebagai saksi.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirat membenarkan adanya laporan korban.

“Memang benar korban membuat laporan di Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Korban sudah di visum dan sementara diambil keterangan. Jadi kita tunggu saja perkembangannya ya,” kata Ohoirat. (Manuel)

Komentar