oleh

Warga Ambon Geger Ditemukan Granat Aktif Saat Gali Kubur

-Daerah-58 views

Kabartoday, AMBON – Warga Kota Ambon Provinsi Maluku digegerkan dengan temuan satu buah granat jenis nanas. Salah satu jenis bahan peledak yang menjadi andalan tentara dalam berperang ini ditemukan Rabu (24/7) oleh warga dusun Amalutei Jembatan dua Desa Suli Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah.

Saat ditemukan kondisi granat kelihatan sudah usang namun masih lengkap dengan cincin pemicu. Granat jenis nanas yang diduga masih aktif ini diperkirakan merupakan sisa saat terjadi konflik sosial beberapa tahun lalu.

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Julkisno Kaisupy menjelaskan, granat ini ditemukan saat warga hendak menggali kubur karena ada keluarga yang meninggal.

BACA JUGA:  Kapolres AKBP Awan Hariono Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek Jajaran

“Tadi ada temuan granat okeh warga di Desa Suli. Diperkirakan granatnya masih aktif karena masih lengkap dengan cincin pengaman. Ditemukan kurang lebih pada kedalaman satu meter saat warga sedang menggali kubur,” jelas Kaisupy.

Ia jelaskan kronologis temuan granat ini berawal saat sekitar pukul 11.00 WIT seorang anggota TNI AD yang bertugas di Resimen Induk Kodam (Rindam) XVI/Pattimura Praka Yusuf menginformasikan ada temuan granat oleh warga.

“Rekan kita dari TNI AD itu awalnya sedang berada di bengkel milik saudara Baim di kawasan Jembatan Dua Desa Suli. Di situ, ia mendapat informasi dari warga bahwa ada satu granat jenis nanas yang diletakkan warga dibawah pohon langsat yang ditemukan saat sedang menggali kubur,” jelas Kaisupy.

BACA JUGA:  Penderita Omfalokel Mendapat Perhatian Bupati Sidoarjo

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, Praka Yusuf menuju TKP yang disebutkan. Ternyata benar ia melihat satu buah granat jenis nanas yang masih lengkap dengan cincin pemicu. Ia pun segera menelpon salah satu anggota polisi yang bertugas di Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Brigpol Fadlul Tawainela.

Tak berapa lama kemudian datang Kapolsek Salahutu AKP Izaac Risambessy bersama beberapa anak buahnya di TKP. Mereka langsung memasang pita police line dan mengamankan TKP dari warga.

Temuan granat ini kemudian diinformasikan ke Satuan Brimob Polda Maluku. Sekitar pukul 12.45 WIT, enam personil gegana dipimpin Bripka Fredy Wattimena bersama satu unit kendaraan tiba di TKP untuk mengevakuasi granat tersebut. Sekitar 15 menit kemudian granat tersebut berhasil diamankan tim gegana dan dibawa ke Mako Brimob Polda Maluku di kawasan Tantui Kota Ambon.

BACA JUGA:  Dramatis, Kapal Polairud Polda Maluku Kejar Kapal Penyelundup 1.775 Kg Merkuri

Pada kesempatan itu, Ipda Julkisno Kaisupy menghimbau kepada warga bila menemukan benda yang mencurigakan dan diduga bahan peledak, agar segera dilaporkan ke aparat keamanan terdekat. Tujuannya agar benda tersebut segera diamankan dan dievakuasi.

“Bila ada warga yang temukan benda mencurigakan dan diduga bahan peledak, agar secepatnya dilaporkan kepada aparat keamanan terdekat. Tujuannya untuk segera dievakuasi dan tidak membahayakan warga,” pungkasnya. (MAL)

Komentar