oleh

Warga Taman Cari Keluhkan Aktivitas Heler liar, Kades Hanya Berdiam Diri

Kabartoday, Lampung Timur – beberapa pengusaha pabrik jasa penggilingan padi (Heler duduk) desa Taman Cari, kec. Purbolinggo Lampung Timur mengajukan surat permohonan resmi yang di layangkan sejak 31 Mei 2019 lalu, kepada kepala desa Edi Sugianto untuk mengeluarkan surat teguran kepada para pabrik jalan dari luar wilayah agar tidak beroperasi di desa Taman Cari.

Maraknya pabrik jalan liar dari luar wilayah yang beroperasi di desa Taman Cari mengakibatkan menurunnya penghasilan, bahkan terancam gulung tikar bagi pabrik desa setempat.

Selain itu, hasil dari pembuangan limbah merang dari pabrik jalan telah menjadi penyumbatan saluran drainase.

BACA JUGA:  Warga Dua Kabupaten Respon Positif Rencana Perluasan CA Menjadi TWA Kawah Ijen

Sebanyak 7 unit pabrik jalan dengan tidak di lengkapi surat izin usaha yang masih sering beroperasi di desa Taman Cari, aktivitas ini menimbulkan keresahan dan dikeluhkan bagi pemilik jasa pabrik tetap.

Suranto (50) salah seorang pengusaha penyedia jasa penggilingan padi (heler duduk) desa setempat mengatakan pihaknya sudah mengajukan surat permohonan resmi satu bulan yang lalu, dan diketahui oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa atau Lembaga Perwujudan Demokrasi, Untung Sudarsono dalam penyelenggaraan pemerintah untuk menyalurkan aspirasinya, namun sampai saat ini belum juga ditindaklanjuti.

BACA JUGA:  Hendrizal Alias Bocank Terpilih Sebagai Ketua KONI Meranti 2019-2023  

Selanjutnya Suranto menambahkan Usaha tersebut sudah lama digelutinya, bahkan telah menjadi mata pencaharian  untuk menopang kebutuhan keluarga sehari-hari,

“Saya siap melayani konsumen yang membutuhkan jasa kami, dan saya harap kepala desa Edi Sugianto tidak berdiam diri mengenai hal ini, agar segera memperhatikan kelangsungan usaha kami untuk mengambil langkah  mengenai surat yang sudah kami ajukan. “Harapnya.(Rbs)

Komentar