oleh

Waspada! Bagi Perusahaan Tak Memberikan BPJS Ketenagakerjaan ada Sangsi Denda Rp 1 Miliar.

kabartoday, Jakarta,- Semua karyawan memiliki hak untuk mendapatkan BPJS ketenagakerjaan dari perusahaan tempat dia bekerja. Sesuai dengan bunyi Undang-Undang BPJS yang berlaku di Indonesia, perusahaan yang tidak memenuhi hak karyawan akan dikenakan sanksi berupa denda administrasi dalam jumlah tertentu.

Tapi sayang, beberapa perusahaan masih membandel sering mengabaikan peraturan pemerintah yang satu ini, karena dianggap dapat mengurangi pemasukan atau omzet perusahaan. Padahal kepesertaan karyawan dalam BPJS Ketenagakerjaan sangat berguna.

Sebagaimana dihimpun dari halaman BPJS Ketenagakerjaan yang dikutip dari Cermati.com berikut sanksi yang perlu diperhatikan pemberi kerja atau perusahaan.

BACA JUGA:  OTT KPK, Rommy dan Rontoknya Elektabilitas Sang Petahana

Sanksi jika Karyawan Tidak Diikutsertakan dalam BPJS

Perusahaan atau badan usaha yang tidak melaksanakan kewajiban untuk mendaftarkan perusahaan dan seluruh karyawan dalam BPJS ketenagakerjaan akan mendapat sanksi administratif berupa :

– Sanksi tertulis
– Denda
– Sanksi tidak akan mendapat pelayanan publik, meliputi perizinan usaha, mempekerjakan tenaga kerja asing, mengikuti tender suatu proyek dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Aturan mengenai keterlibatan perusahaan dalam BPJS ketenagakerjaan sudah berlaku sejak tahun 2013 lalu. Pengadaan BPJS ketenagakerjaan tidak semata-mata berguna atau menguntungkan karyawan sipil di perusahaan milik negara saja, tetapi juga karyawan yang bekerja di perusahaan swasta.(Tom)

BACA JUGA:  Sutiyoso Menganggap Tuduhan Makar Ke Soenarko Tak Masuk Akal

Komentar