oleh

Zakarias Sebut Ini Perkara Jumlah Narkoba Terbesar di Kalbar

Kabartoday, Kalbar – Persidangan kedua perkara Pidana kurir Narkoba kembali digelar oleh Pengadilan Negeri Bengkayang Kalimantan Barat dengan agenda keterangan saksi dan terdakwa.

Kedua terdakwa Ignasius Petrus Loli dan Hendri als Muhamad Idiris didampingi oleh kedua Pengacara yang ditunjuk dari Pengadilan Negeri Zakarias SH san OneSiforus SH berjalan dengan sesuai agenda sidang.

Sidang yang digelar pada tanggal 2 Juli 2019 ini dipimpin langsung oleh Ketua pengadilan Negeri Bengkayang Brelly Yuniar Dien Wardie Haskori.

Menurut keterangan Saksi didalam persidangan, Deni seorang Anggota Polri penugasan di BNN Kalbar mengatakan bahwa dirinya dan Tim dari BNN melakukan pengintaian ketika mendapatkan informasi berdasarkan ciri-ciri yang di informasikan.

BACA JUGA:  Majelis Ta'lim Fatahillah Berbagi Bersama Anak Yatim

“kita melakukan di Bandara Supadio kubu raya, kita mengikuti terus sampai mereka sempat menginap di salah satu hotel di Pontianak, “Ujarnya.

Lebih lanjut kata Deni, tim mengikuti target sampai ke kota singkawang, dan akhirnya kedua target itu bertemu di Hotel Swiss Berlin Grand Mall Singkawang,

Setelah itu mereka keluar dari Hotel tersebut dengan menggunakan masing-masing 1 mobil. Sesampainya mereka dikawasan Pantai Gosong kabupaten Bengkayang, mobil target (terdakwa) sempat masuk ke area dalam pantai gosong sekitar 10 menit, setelah itu mereka keluar melanjutkan perjalanan.

BACA JUGA:  Apel Tiga Pilar Patroli Rayonisasi

“sesampai nya depan Indomart Kawasan Sui Duri, kami Langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledah terhadap kedua mobil itu, dan ditemukanlah Narkoba jenis Shabu dengan berat 107.773,8 dan jenis ekstasi 114.699 butir yang tersimpan dalam Box ikan, karena mereka hendak kabur, maka kita mengambil tindakan tegas melumpuhkan mereka dengan timah panas. “tegas Deni.

BACA JUGA:  Perdamaian Tidak Mencabut Proses Hukum, Kades Sirnajati Cs Harus di Hukum

Sementara itu Zakarias SH didampingi Onesiforus SH pada saat ditemui seusai Sidang mengatakan, “ini kasus Narkoba terbesar di KalbarĀ  dan yang pernah saya tangani sepanjang karier menjadi seorang Louyer/Pengacara, “kata Zek panggillan akrabnya.

Zek juga menyebut dirinya bersama seorang teman lawyer ditunjuk Pengadilan bengkayang sebagai pengacara terdakwa, “pastinya kita akan bekerja profesional sebagai seorang lowyer. “Singgungnya.(Gun)

Komentar