oleh

Zoom Cloud Meet Aplikasi Populer Di Tengah Pandemi Covid 19

Kabartoday, Jakarta – Keputusan Pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah berdampak pada kelangsungan hidup, sirkulasi ekonomi sedikit terhambat, karyawan perusahaan-perusahaan, dan PNS banyak yang bekerja dari rumah sebagai bentuk anjuran dengan mengikuti aturan PSBB dan sosial distancing, sehingga berkurangnya mobilitas pertemuan dalam segala bidang.

Bagi sebagian orang, meskipun harus stay at home bukan menjadi alasan untuk memutuskan komunikasi silaturahmi dan bersikap tidak produktif. Kerap kali dalam banyak keterbatasan ternyata justru melahirkan kreatifitas.

Seperti yang ditunjukkan oleh komunitas alumni SMPN 2 Surabaya angkatan 1988 ini. Mereka memiliki gaya hidup baru, akibat covid-19, mereka hampir setiap harinya bisa bertemu secara virtual menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meet.

Zoom Cloud Meet adalah sebuah aplikasi populis sejak masa Covid-19 sebagai sarana komunikasi jarak jauh yang efektif digunakan dalam berbagai pemenuhan kebutuhan komunikasi, semisal seminar atau rapat jarak jauh dengan melibatkan banyak peserta.

BACA JUGA:  Rutan Pondok Bambu Terinfeksi Corona, FWJ Cek Kebenarannya

“Selain mudah, juga murah, ”begitu kata Prilly Ismadie, salah satu dedengkot alumni yang juga petinggi marcomm sebuah bank terbesar BUMN melalui pesan singkat WhatsAppnya, Senin (4/5/2020).

Prilly juga menyebut gaya rapat baru dilingkungan kerjanya ini diakui penggila kuliner baso dan bebek bumbu hitamnya kembali dijalani sejak wabah corona mendera Indonesia.

“Sebetulnya selain zoom cloud meet, ada juga aplikasi lainnya, termasuk google meet, skype, cloud X, dan seterusnya. Tetapu kebanyakan orang lebih familier menggunakan aplikasi zoom cloud meet karena lebih ramah dan mudah live streaming. “Ulasnya.

Nah, kebiasaan positif rapat kantor jarak jauh itu secara tidak langsung telah menjadi penularan kedua setelah covid-19, proses penularan aplikasi zoom cloud tentunya berbeda dengan covid-19 yang tidak gunakan masker.

BACA JUGA:  Tak Patuhi Maklumatnya, Kapolri Harus Tindak Tegas Jajarannya

Gayung bersambut. Kerinduan akibat sudah tiga bulan lebih stay at home, ia mendapat respon dari sahabat dekatnya Indah Suci (47) yang juga anggota komunitas dan kini tinggal di kawasan BSD.

“Yukkkk kita coba Zoom Cloud Meet. “seruuu Indah Suci melalui group WA.

Seketika mayoritas anggota group WA itupun merespon dan segera mengagendakan untuk meeting virtual bersama. Indahpun meminta anggota segera mengisntal Zoom Cloud Meet.

“Sebagai pokok bahasan pertama ditetapkan “Bagaimana mengelola keuangan di masa sulit? Ok, ”ujar penggemar kuliner khas Jawa Timur, Rujak Cingur dan Tahu Campur, bersemangat.

Dalam suasana PSBB, pertemuan fisik memang semakin sulit dilakukan. Kamtor-kantor tutup. Kendaraan angkutan umum terbatas. Video conference menjadi solusi baru.

Terbukti, Indah Suci (bussines women) bermukim di BSD City. Sedangkan Prilly di Pondok Labu Estate. Anggota lain Deddy Herlambang (ASN) di Kelapa Gading. Irmawan Safei, Manager perusahaan penerbangan swasata tinggal di Cengkareng. Donny dan Ermawan, pengusaha di Surabaya. Semua bertemu setiap hari secara virtual.

BACA JUGA:  Baharkam Polri Gelar Aksi Perduli Bansos Warga Terkena Dampak Covid-19

”Dulu harus menentukan waktu yang pas, halal bihalal biasanya, untuk bisa silaturahmi. Sekarang tidak perlu meninggalkan rumah sama sekali, ”kata Donny, Penata Rias Artis profesional.

Tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi, video conference Zoom Cloud Meet bagi praktisi media seperti Joko Intarto telah memanfaatkan aplikasi ini secara komersial.

Setidaknya, selama dua bulan masa pandemi, sejumlah perusahaan swasta maupun pemerintah telah menggunakan jasa operatornya untu rapat virtual melibatkan hingga 500 peserta.

“Kesimpulannya, teknologi menghasilkan cara kerja baru dan kecepatan beradaptasi menentukan keberhasilan. Bekerja secara jarak jauh menjadi gaya hidup baru. “Pungkasnya.[]Esa/red

Komentar