oleh

Eggi Minta Presiden Tegas Lindungi Warga Indonesia Di Selandia Baru

Kabartoday, Jakarta – Aksi teroris yang membantai muslim di Masjid Al Noor Selandia Baru adalah perbuatan biadab. Pemerintah Indonesia mengecam tindakan pembunuhan tersebut.

Teroris yang anti Islam itu telah membantai sedikitnya 87 jama’ah yang sedang sholat Jum’at pada tanggal 15 Maret 2019.

Dengan pedenya, para pembunuh itu merekam dengan live dan di viralkan melalui sosial media, atas kepuasannya melakukan aksi biadab itu.

BACA JUGA:  KAPPIJA-21 Siap Menggelar ‘Workshop on Youth Challenges and Opportunities in Development’ di UMJ

Sementara, pengacara senior Dr. H. Eggi Sudjana, SH.,M.Si., dalam videonya meminta presiden dan wakil presiden Republik Indonesia bukan hanya konferensi pers dan mengecam saja. Tetapi ada bukti tindakan nyata dalam melakukan pembelaannya terhadap warga Negara Indonesia yang terkena peristiwa penembakan tersebut.

“Kalau cuma ngomong kecam mengecam doang sama juga bo’ong, Jokowi sebagai presiden dan JK wakil presiden harus tegas melakukan tindakan nyata. Ingat di dalam UUD’45 disebut seluruh tumpah darah… Itu artinya dimanapun warga negara Indonesia berada, jika sudah terjadi tumpah darah maka Negara harus bertindak dan melindunginya. “Tegas Eggi.

BACA JUGA:  Ingin Jadi Calon Polri? Pendaftaran 2019  Dibuka, Syarat Jangan aneh -aneh Disosmed

Lebih lanjut kata Eggi, pemerintah harus segera investigasi pembunuhan itu, kirim pasukan ke Selandia Baru dan lakukan komunikasi dua arah yang baik antara Indonesia dengan Selandia Baru agar cepat terungkap.

“Warga Indonesia ada yang tertembak, meskipun masih dirawat tetapi itu sudah menjadi tanggungjawab Negara untuk melindunginya. “Tutup Eggi.(Op/An/red)

Video Eggi Sudjana

Komentar