oleh

Lagi-Lagi Laporan KAMAH Ditolak Bareskrim Mabes Polri

Kabartoday, Jakarta – Koalisi Aktivis Masyarakat Anti Hoax (KAMAH) kembali dibuat kecewa Bareskrim Mabes Polri. Hal itu dikatakan Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Elyasa Budiyanto, Senin (11/3/2019).

Elyasa bersama tim KAMAH, yakni Erra Maniara, Irsyhad, Jali Pitung, Teuis, dan sejumlah pengurus KAMAH keluar dari Bareskrim dengan penuh kekecewaan, pasalnya laporan dugaan kebohongan yang dilakukan Calon Presiden Jokowi pada saat debat capres kedua 17 Februari 2019 lalu kembali di tolak Bareskrim Mabes Polri.

BACA JUGA:  Cina Membangun Surga Bagi Para Koruptor

“Kami sangat kecewa dengan pelayanan kepolisian, kita melaporkan calon presiden loh…bukan presiden. Dan dimata hukum semua sama. Ini polisi sudah gak jelas, ini kedua kalinya laporan kami di tolak. “Ucap Elyasa.

Dikatakan Elyasa, Bareskrim meminta surat cinta terlebih dulu sebagai awal laporan KAMAH. “Ini lucu, yang namanya pelapor itu kita sudah bawa para saksi, bukti-bukti, dan polisi sekarang malah minta surat tertulis… Yaaa kami bilang surat cinta kali. “Ulasnya pada wartawan di depan Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Senin (11/3/2019).

BACA JUGA:  NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

Sementara Erra Maniara aktivis perempuan juga mengungkapkan ke kecewaannya, ini menjadi preseden buruk kedepannya buat kepolisian RI. “Apapun dan siapapun yang melapor, harusnya kepolisian menerima dulu, itu kan jelas SOP nya, asal ada saksi, pelapor dan barang bukti yang dibawa. “Miris Erra.

Erra juga mengatakan, pihaknya akan berkomunikasi dengan Eggie Sudjana dan Pitra Romadoni terkait penolakan laporan ini.(Op/an/red)

Video terkait

Komentar